Jumat, 24 Februari 2012

Google Kembangkan Kacamata Masa Depan


VIVAnews - Saat meluncurkan tablet iPad, pendiri Apple Steve Jobs pernah mendeklarasikan berakhirnya era PC dan dimulainya era post-PC. Ucapan Steve Jobs ini sepertinya menjadi sebuah penanda awal perkembangan teknologi mobile, dari perangkat genggam hingga kacamata. 

Perusahaan teknologi Google dikabarkan sedang mengembangkan kacamata berteknologi tinggi, yang akan memiliki fungsi hampir sama seperti smartphone berbasis Android. Dengan demikian, penggunanya akan mampu mengumpulkan informasi, hingga berkomunikasi dengan menggunakan kacamata ini.

Mengutip laman New York Times, sejumlah karyawan Google yang terlibat proyek ini bahkan mengatakan kacamata ini akan dipasarkan akhir tahun ini. Mereka mengungkap bahwa kacamata canggih ini akan dijual seharga smartphone, yaitu sekitar US$ 250 hingga US$ 600.

Kacamata ini juga disebut akan menggunakan sistem operasi Android. Adapun layarnya akan bisa dilihat saat kacamata itu digunakan. Bahkan, kacamata ini disebut akan menggunakan jaringan 3G atau 4G, dan dilengkapi sensor gerak dan GPS.

Kabar ini pertama kali dipublikasi oleh seorang blogger Seth Weintraub di blognya, "9 to 5 Google". Selain menyebut berbasis Android, Seth juga mendapat informasi dari sumbernya bahwa model kacamata itu akan mirip dengan Oakley Thumps.

Seth juga menulis kacamata akan memiliki sistem navigasi unik, yaitu dengan menggerakkan kepala untuk scroll atau klik. "Ini akan mudah dipelajari dan pengguna akan beradaptasi secara cepat dengan navigasi, yang akan alamiah dan tak terlihat mencolok oleh orang yang melihatnya," tulis Seth.

Kacamata yang oleh Seth disebut "Heads Up Display" ini juga dikabarkan akan mampu memberikan informasi mengenai lokasi, gedung-gedung, dan teman yang ada di lingkungan sekitar. Walau begitu, kacamata ini disarankan untuk tidak digunakan secara konstan, karena memang tidak didesain untuk penggunaan dalam jangka waktu lama.

Tapi juru bicara Google menolak memberi komentar mengenai kacamata masa depan ini.

Selain Google, perusahaan yang fokus di teknologi visual, Lumus, juga dikabarkan sedang membuat kacamata sejenis. Kacamata PD-18-2 ini memungkinkan pengguna melihat gambar berkualitas tinggi sambil berjalan atau melakukan aktivitas sehari-hari.
• VIVAnews

Kamis, 23 Februari 2012

Perangkat Mobile Akan Melebihi Jumlah Manusia



Pada akhir 2012, jumlah perangkat mobile mulai menyaingi jumlah manusia.

VIVAnews - Cisco mengatakan bahwa jumlah perangkat mobile akan menyaingi jumlah manusia mulai akhir tahun ini. Ini terungkap dari riset trafik dari data perangkat mobile yang dilakukan perusahaan jaringan tersebut.

Cisco menyatakan, tingkat pertumbuhan trafik dari data mobile meningkat sejak tahun lalu. Jika pada 2010 tingkat pertumbuhan mencapai 131 persen, tahun ini akan mencapai 133 persen.

"Sedangkan trafik dari data mobile secara global pada 2011 (597 petabytes per bulan) meningkat delapan kali lipat dari 2000 (75 petabytes per bulan)," demikian hasil riset yang dirilis di situs Cisco.

Data Cisco juga memperlihatkan tingkat rata-rata penggunaan smartphone meningkat tiga kali lipat pada 2011. Jika pada 2010 tercatat sekitar 55 MB per bulan, pada 2011 mencapai 150 MB per bulan.

Kemudian Cisco menyebut bahwa pada akhir 2012, jumlah perangkat mobile yang terkoneksi akan menyaingi jumlah manusia di muka bumi. Bahkan, Cisco memprediksi ada 1,4 perangkat mobile per kapita pada 2016.

"Akan ada 10 miliar perangkat mobile yang terkoneksi pada 2016, termasuk machine-to-machine (M2M). Ini melebihi populasi manusia saat itu (7,3 miliar)," tulis Cisco.

Konsumsi Data
Kenaikan data konsumsi ini menyebabkan sejumlah operator akan berjuang keras menghadapi permintaan pelanggan, terutama dalam hal data.

Saat ini, rata-rata pengguna smartphone menggunakan 150 MB data per bulan. Namun, pada 2016 diperkirakan meningkat hingga 2,6 GB.

"Pada 2016, sekitar 60 persen pengguna mobile --sekitar tiga miliar di seluruh dunia-- akan masuk ke dalam golongan Gigabyte Club, yang akan mengonsumsi satu gigabyte data mobile dari trafik per bulan," kata Suraj Shetty, Vice President of Products and Solution Cisco.

Ada banyak faktor yang menumbuhkan konsumsi data ini. Antara lain penggunaan tablet akan lebih banyak, dan kebutuhan data yang digunakan lebih banyak ketimbang smartphone.

Menurut Cisco, pengguna tablet sudah 'meledak' pada 2011, hingga 34 juta perangkat. Masing-masing tercatat trafik datanya tiga kali lipat dari smartphone. Pada 2016, tablet diprediksi menghabiskan 10 persen dari trafik mobile secara global.

Faktor lain adalah jaringan yang lebih cepat, terutama dengan teknologi 4G. Tapi, saat ini jaringan 4G baru tersedia sekitar 0,2 persen dari koneksi mobile. Namun, trafik mobile datanya sudah tercatat 6 persen.

Cisco menyebut jaringan 4G akan menghabiskan 28 persen trafik lebih banyak dari koneksi non 4G. (BBC, art)
• VIVAnews

Rabu, 22 Februari 2012

Perkenalan

Asslamu'alaikum.wr.wb.
Perkenalkan nama saya Firmanto, ini adalah blog yang pertama kali saya buat.
Konsep saya adalah menginformasikan kepada semua tentang dunia teknologi,
mohon bantuannya. sekian. terimakasih.
Wassalamu'alaikum wr.wb.